GetfullappsGetfullapps
Bahasa
EnglishBahasa IndonesiaTürkçePolskiไทยTiếng Việt
NihonGo: Hiragana dan Katakana

NihonGo: Hiragana dan Katakana

oleh Nikita Khvatov

4,9

Keamanan
100% Safe
Kategori
Pendidikan
Rating
4,9
Harga
Free
Unduh
100.00K

Aplikasi ini aman, tepercaya, gratis untuk dipasang, dan menawarkan unduhan cepat tanpa risiko atau malware.

Tangkapan Layar

NihonGo: Hiragana dan Katakana
NihonGo: Hiragana dan Katakana
NihonGo: Hiragana dan Katakana
NihonGo: Hiragana dan Katakana
NihonGo: Hiragana dan Katakana
NihonGo: Hiragana dan Katakana
NihonGo: Hiragana dan Katakana

Analisis oleh Getfullapps

Yang paling saya perhatikan saat mencoba NihonGo: Hiragana dan Katakana adalah ritme latihannya: aplikasi ini terasa paling berguna ketika saya ingin mengulang karakter tanpa membuka pelajaran bahasa yang panjang. Saya tidak akan menganggapnya sebagai ukuran pasti kecepatan belajar setiap orang; hasilnya tetap bergantung pada kebiasaan dan tingkat awal. Namun, format kuis dan praktik membuat satu sesi singkat terasa mudah dimulai, sehingga saya lebih mungkin kembali berlatih daripada menunda sampai punya waktu luang panjang.

Kecepatan yang cocok untuk latihan sela

Untuk membangun kebiasaan, saya menyarankan memulai dengan satu kelompok kecil, bukan mencoba menuntaskan semua karakter sekaligus. Saya melihat pendekatan ini mengurangi beban mengingat dan memberi ruang untuk mengenali bentuk yang mudah tertukar. Jika jawaban mulai terasa lancar, barulah saya menambah materi; jika masih ragu, mengulang kelompok yang sama lebih masuk akal daripada mengejar banyak soal dengan tebakan.

Dalam hari biasa, saya bisa membayangkan membuka aplikasi saat menunggu kelas atau ketika punya jeda di perjalanan. Saya akan mengerjakan kuis sebentar, menandai dalam ingatan karakter yang membuat saya berhenti lama, lalu kembali ke aktivitas lain. Sesi seperti ini cocok untuk waktu yang terputus-putus, tetapi bukan pengganti belajar fokus ketika saya perlu memahami cara karakter bekerja di dalam kata dan kalimat.

Ketika latihan mulai terasa berat

Penggunaan yang lebih intens tidak selalu berarti membuka materi sebanyak mungkin. Jika saya mengulang kuis terus-menerus tanpa jeda, kelelahan dapat membuat saya salah bukan karena belum pernah mempelajari karakter, melainkan karena perhatian menurun. Saya lebih suka membagi latihan menjadi beberapa bagian: pengenalan, kuis, lalu praktik. Cara itu juga membantu saya mengetahui apakah yang perlu diperbaiki adalah ingatan bunyi, penglihatan terhadap bentuk, atau ketelitian saat menjawab.

Satu tips yang berguna adalah menyimpan pasangan karakter yang sering tertukar sebagai sasaran sesi berikutnya. Saya tidak perlu mengulang semuanya dengan intensitas sama. Saya akan menyebutkan bunyi masing-masing, membandingkan bentuknya secara sengaja, lalu menguji diri kembali setelah jeda singkat. Ini membuat latihan lebih terarah daripada sekadar mengejar jumlah jawaban benar, dan menghindari kesan bahwa semua karakter sudah sama kuat hanya karena beberapa bagian terasa mudah.

Stabilitas dan kebiasaan belajar yang realistis

Saya menilai aplikasi belajar seperti ini terutama dari apakah alurnya cukup mudah untuk dipakai berulang kali. Kuis dan latihan praktik memberi alasan yang jelas untuk kembali, sementara ruang lingkup yang terbatas membuat saya tidak harus memilih di antara banyak topik. Meski demikian, kelancaran penggunaan di ponsel tertentu dapat berbeda. Saya tidak akan menjanjikan kinerja yang sama di setiap perangkat, jadi pengalaman awal paling baik dinilai dengan mencoba satu sesi dan melihat apakah tampilan serta responsnya nyaman bagi diri sendiri.

Untuk menjaga kemajuan, saya akan membuat kebiasaan pemulihan yang sederhana setelah sesi yang terasa kurang bagus: berhenti sejenak, kembali ke karakter yang salah, lalu menguji ulang tanpa buru-buru. Tidak perlu menafsirkan satu putaran buruk sebagai tanda bahwa metode ini tidak cocok. Sebaliknya, bila saya terus merasa hanya menebak dan tidak memahami apa yang keliru, saya akan memperlambat latihan atau menambahkan referensi lain sebelum melanjutkan.

Artikel Berikutnya untuk Dijelajahi

Perangkat dan batas penggunaan

Aplikasi ini dapat digunakan pada perangkat Android 7.0 atau yang lebih baru. Bagi saya, persyaratan tersebut membuatnya layak dipertimbangkan untuk ponsel yang tidak tergolong baru, walaupun versi sistem operasi saja tidak menjamin semua perangkat akan terasa sama responsif. Sebelum menjadikannya alat belajar utama, saya akan mencoba kuis dan praktik di ponsel sendiri, lalu memastikan teks dan bentuk karakter mudah dilihat tanpa membuat mata cepat lelah.

NihonGo adalah aplikasi pendidikan dari Nikita Khvatov. Aplikasi ini gratis, memiliki rating konten 3+, dan versi yang tercantum adalah 2.4.5. Rata-rata penilaiannya 4,9 dari sekitar 4,6 ribu penilaian, sementara jumlah pemasangannya telah melampaui 100 ribu. Saya menganggap penerimaan tersebut sebagai konteks tambahan, bukan jaminan bahwa aplikasi pasti cocok dengan cara belajar saya.

Singkatnya, kekuatan utamanya bukan pada janji mempercepat semua aspek bahasa Jepang, melainkan pada cara latihan karakter bisa disisipkan ke dalam hari yang sibuk. Saya akan memilihnya saat ingin membangun kebiasaan mengenali tulisan; untuk sesi panjang yang membahas percakapan atau tata bahasa, saya akan beralih ke sumber yang memang mengajarkan hal-hal itu.

Saat mulai belajar bahasa Jepang, saya biasanya tidak kesulitan menghafal beberapa simbol pertama. Masalahnya muncul ketika hiragana dan katakana mulai terlihat mirip, urutannya tercampur, atau saya harus mengenali karakter tanpa bantuan pelafalan. Di titik seperti itu, NihonGo: Hiragana dan Katakana terasa lebih berguna daripada sekadar daftar tabel alfabet. Aplikasi pendidikan gratis ini mengubah latihan membaca menjadi sesi kuis dan praktik singkat yang bisa saya ulang kapan saja.

Pengembangnya adalah Nikita Khvatov, dan aplikasinya ditujukan untuk pembelajar pemula yang ingin membangun dasar tulisan Jepang. Di toko aplikasi, NihonGo memiliki rata-rata 4,9 dari sekitar 4,6 ribu penilaian, dengan lebih dari 100 ribu pemasangan. Angka itu memang bukan pengganti pengalaman pribadi, tetapi cukup menunjukkan bahwa pendekatan latihan ringkasnya menarik bagi banyak pengguna.

Bagaimana alur belajar NihonGo terasa saat dipakai

Saat memakai NihonGo, saya akan memperhatikan bukan hanya seberapa cepat kuis bisa dimulai, tetapi juga apakah saya dapat mengubah jawaban yang keliru menjadi latihan berikutnya. Bagian ini membahas cara menjaga sesi tetap terarah tanpa terburu-buru menuntaskan semua karakter. Setelah alurnya terasa jelas, barulah masuk akal menimbang bagaimana kebiasaan itu bertahan saat penggunaan makin intensif.

Berangkat dari kebutuhan yang sederhana

Saya melihat aplikasi ini paling cocok ketika tujuan saya jelas: mengenali hiragana dan katakana dengan lebih cepat, bukan langsung menguasai percakapan Jepang. Hiragana penting untuk banyak kata dan unsur tata bahasa, sedangkan katakana sering muncul pada kata serapan, nama asing, serta istilah tertentu. Memisahkan dua sistem tulisan ini sejak awal membantu saya memahami apa yang sedang dilatih.

Karena NihonGo adalah aplikasi khusus untuk dua jenis karakter tersebut, fokusnya terasa lebih tajam dibanding aplikasi bahasa Jepang serba ada. Aplikasi besar biasanya menggabungkan kosakata, tata bahasa, mendengarkan, dialog, dan kanji dalam satu jalur. Itu bagus untuk program lengkap, tetapi pemula yang masih membaca “あ” atau “ア” dengan ragu bisa merasa terlalu banyak hal datang bersamaan. NihonGo lebih masuk akal sebagai pintu masuk atau alat pendamping.

Usianya juga ramah untuk penggunaan keluarga, dengan rating konten 3+. Perangkat yang menjalankan Android 7.0 atau lebih baru dapat memasangnya. Bagi saya, persyaratan ini membuatnya mudah dicoba pada banyak ponsel yang masih digunakan sehari-hari, tanpa kesan bahwa latihan dasar membutuhkan perangkat baru.

Memulai dari pengenalan, bukan menebak secara acak

Alur yang paling nyaman menurut saya adalah mengenali karakter terlebih dahulu, lalu menguji ingatan melalui kuis. Saya tidak menyarankan langsung mengejar kecepatan. Pada tahap awal, saya akan membaca satu kelompok karakter, menyebutkan bunyinya pelan-pelan, kemudian mengulang kuis sampai bentuk dan suara mulai terhubung secara otomatis.

Nilai praktis dari pola seperti ini ada pada perpindahan antara melihat simbol dan mengambil jawabannya dari ingatan. Membaca tabel saja membuat mata merasa familiar, tetapi belum tentu mampu mengenali karakter ketika urutannya diubah. Kuis memaksa saya berhenti mengandalkan posisi simbol. Itu perbedaan kecil yang penting bagi orang yang sering berkata, “Saya tahu bentuknya, tetapi lupa bunyinya saat muncul sendiri.”

Saya juga akan memakai sesi pendek, misalnya ketika menunggu kendaraan atau sebelum tidur. Latihan singkat lebih realistis daripada menunggu waktu luang panjang. Setelah satu sesi, saya bisa menutup aplikasi tanpa merasa harus menyelesaikan kursus besar. Untuk pemula yang mudah kehilangan motivasi, hambatan masuk yang rendah seperti ini sering lebih berharga daripada daftar materi yang sangat panjang.

Memakai kuis untuk menemukan bagian yang masih rapuh

Kuis bukan hanya alat penilaian; bagi saya, kuis berfungsi sebagai pemetaan kesalahan. Jika saya terus tertukar antara karakter yang bentuknya hampir sama, saya akan mencatat pasangan tersebut secara mental dan memperlambat jawaban pada putaran berikutnya. Jangan menekan jawaban secara terburu-buru hanya demi mendapatkan rasa “lancar”. Tujuan awalnya adalah akurasi pengenalan.

Kesalahan yang berulang biasanya menunjukkan masalah berbeda. Ada karakter yang bentuknya belum melekat, ada yang bunyinya tertukar, dan ada pula yang sebenarnya sudah dikenal tetapi hilang ketika muncul di luar urutan. Saya menyarankan memperhatikan jenis kesalahan itu. Dengan begitu, sesi berikutnya bukan sekadar mengulang semua materi, melainkan memperbaiki titik yang benar-benar menghambat.

Di sinilah aplikasi ini bisa menjadi jembatan yang baik antara catatan kertas dan penggunaan nyata. Setelah berlatih, saya dapat mencoba membaca nama menu Jepang, label kemasan, atau judul sederhana yang saya temui di tempat lain. Hasil kuis baru terasa berarti ketika saya memindahkan kemampuan itu ke tulisan yang tidak disusun khusus untuk latihan.

Peran latihan praktik dalam membangun ingatan visual

Selain kuis, NihonGo menyediakan latihan praktik. Bagi saya, bagian ini penting karena mengingat karakter Jepang bukan hanya soal mengetahui jawabannya ketika melihat simbol. Saya juga perlu membiasakan tangan dan mata dengan bentuknya. Menulis atau menirukan karakter membantu saya memperhatikan garis, sudut, dan perbedaan kecil yang mudah terlewat saat hanya membaca.

Saya akan memakai latihan praktik setelah mengenali satu kelompok karakter, bukan sebelum memahami semuanya. Jika langsung berlatih bentuk tanpa tahu bunyinya, aktivitas itu bisa berubah menjadi menyalin gambar. Urutan yang lebih efektif adalah melihat karakter, mengucapkan bunyinya, mengingatnya lewat kuis, lalu mempraktikkan bentuknya. Dengan alur ini, setiap langkah memiliki fungsi berbeda.

Namun, latihan praktik di aplikasi tidak otomatis menggantikan tulisan tangan di kertas. Untuk membangun kontrol pensil, ukuran, jarak, dan konsistensi garis, saya tetap menyarankan menulis beberapa contoh secara manual. NihonGo lebih berguna sebagai panduan dan penguat ingatan, sedangkan kertas memberi umpan balik fisik yang tidak sepenuhnya bisa diberikan layar.

Handoff dari aplikasi ke aktivitas harian

Bagian paling penting dari workflow ini adalah perpindahan dari aplikasi ke dunia luar. Setelah sesi kuis, saya akan memilih beberapa karakter yang baru dipelajari dan mencari contoh penggunaannya dalam kata sederhana. Tujuannya bukan langsung menerjemahkan kalimat panjang, melainkan memastikan bahwa simbol tersebut tetap dikenali ketika berdampingan dengan karakter lain.

Untuk hiragana, saya dapat menggunakannya sebagai dasar membaca unsur pendek dalam materi pemula. Untuk katakana, saya akan lebih waspada pada kata serapan karena bentuknya sering terasa asing walaupun pelafalannya berasal dari kata yang sudah dikenal. Perbedaan konteks ini membantu saya mengingat bahwa hiragana dan katakana bukan dua daftar simbol yang bisa dipertukarkan sesuka hati.

Workflow yang saya sarankan sederhana: pelajari kelompok kecil, kerjakan kuis, ulangi karakter yang salah, praktikkan bentuknya, lalu cari contoh nyata. Jika saya melewati langkah terakhir, latihan mudah berubah menjadi aktivitas tertutup yang hanya terasa berhasil di dalam aplikasi. Hasil yang saya inginkan bukan sekadar skor bagus, melainkan kemampuan membaca simbol ketika muncul di tempat lain.

Siapa yang paling diuntungkan

NihonGo cocok untuk orang yang baru memulai bahasa Jepang, pelajar yang ingin mengulang alfabet, atau pengguna yang sudah memakai kursus utama tetapi masih lemah dalam membaca karakter. Saya juga melihat manfaatnya untuk orang yang punya waktu belajar tidak teratur. Sesi berbasis kuis dan praktik lebih mudah disisipkan ke rutinitas dibanding pelajaran yang menuntut perhatian panjang.

Orang tua atau pendamping belajar dapat memakainya sebagai aktivitas pengenalan tulisan yang sederhana, terutama karena rating usianya 3+. Meski begitu, anak kecil tetap akan memerlukan pendampingan untuk memahami bunyi dan tujuan latihan. Rating usia bukan berarti setiap anak otomatis dapat belajar mandiri dengan cara yang sama.

Pengguna yang sudah lancar membaca hiragana dan katakana mungkin tidak memperoleh banyak hal baru dari aplikasi ini. Begitu kebutuhan saya bergeser ke kanji, tata bahasa, percakapan, atau pemahaman audio, saya membutuhkan alat lain. NihonGo tidak sebaiknya diperlakukan sebagai pengganti penuh untuk kursus bahasa Jepang karena fokusnya memang lebih sempit.

Perbandingan dengan pilihan belajar yang biasa

Dibandingkan tabel alfabet di buku atau situs, NihonGo lebih mendorong pengambilan jawaban dari ingatan. Tabel tetap unggul sebagai referensi cepat, terutama ketika saya lupa satu karakter tertentu, tetapi tabel tidak selalu memberi tekanan untuk mengenali simbol tanpa bantuan urutan. Aplikasi ini lebih cocok untuk latihan aktif.

Dibandingkan kartu hafalan buatan sendiri, NihonGo lebih praktis karena saya tidak perlu menyiapkan kartu satu per satu. Sebaliknya, kartu manual memberi kendali lebih besar untuk memasukkan contoh kata, catatan pribadi, atau pengelompokan berdasarkan kesalahan saya. Jika saya ingin sistem belajar yang sangat dapat disesuaikan, kartu buatan sendiri mungkin lebih kuat.

Dibandingkan aplikasi bahasa Jepang lengkap, NihonGo terasa lebih ringan dan tidak mengalihkan perhatian ke terlalu banyak materi. Kekurangannya juga jelas: saya tidak akan mendapatkan jalur menyeluruh menuju percakapan atau pemahaman kalimat hanya dengan berlatih di sini. Pilihan terbaik bergantung pada tahap belajar. Untuk fondasi tulisan, fokus sempit adalah kelebihan; untuk kemampuan bahasa lengkap, itu menjadi batasan.

Friction yang perlu dipahami sebelum mengandalkannya

Friction pertama adalah risiko merasa sudah menguasai karakter hanya karena jawaban kuis terlihat benar. Pengenalan simbol tidak sama dengan kelancaran membaca kata, apalagi memahami kalimat. Saya perlu membuat handoff ke materi nyata agar kemampuan tidak berhenti pada latihan terisolasi.

Friction kedua adalah kemungkinan latihan menjadi repetitif. Pengguna yang menyukai pelajaran berbentuk cerita, dialog, atau tantangan beragam mungkin cepat merasa bahwa fokus pada dua sistem tulisan terlalu sempit. Menurut saya, ini bukan cacat utama, tetapi konsekuensi dari desain yang memang diarahkan pada satu fondasi tertentu.

Friction ketiga muncul ketika saya ingin mengetahui alasan di balik bentuk atau penggunaan karakter. Latihan mengenali simbol membantu hafalan, tetapi pemahaman bahasa membutuhkan konteks, pelafalan, kosakata, dan tata bahasa. Saya akan memasangkan aplikasi ini dengan sumber lain, bukan memaksanya menjawab semua kebutuhan belajar Jepang.

Versi yang tercantum saat ini adalah 2.4.5, dan aplikasinya tersedia tanpa biaya. Kombinasi fokus yang jelas dan akses gratis membuatnya mudah dijadikan alat percobaan sebelum saya memutuskan apakah perlu membeli kursus atau berlangganan layanan yang lebih lengkap. Saya tetap menyarankan menilai manfaatnya dari konsistensi latihan, bukan hanya dari berapa lama aplikasi terpasang.

Hasil yang realistis setelah digunakan dengan benar

Hasil terbaik yang saya harapkan dari NihonGo adalah meningkatnya kecepatan mengenali hiragana dan katakana, berkurangnya kebingungan pada bentuk yang mirip, serta tumbuhnya rasa percaya diri saat melihat tulisan Jepang. Itu hasil yang konkret dan berguna, tetapi bukan janji bahwa saya langsung bisa membaca semua teks Jepang.

Dalam skenario sehari-hari, saya bisa membuka aplikasi selama beberapa menit sebelum kelas, mengulang karakter yang sering salah, lalu mencoba membaca tulisan Jepang yang saya temui pada materi belajar. Jika saya melakukan alur ini secara konsisten, aplikasi berfungsi sebagai pemanasan yang menghubungkan hafalan dengan penggunaan. Jika saya hanya menekan kuis tanpa meninjau kesalahan, manfaatnya akan jauh lebih kecil.

Menurut saya, keputusan memakai NihonGo bergantung pada kebutuhan. Pilih aplikasi ini jika hambatan utama Anda adalah mengenali hiragana dan katakana, terutama bila Anda menginginkan latihan gratis yang sederhana dan langsung. Pilih alat lain sebagai pendamping jika target Anda sudah mencakup percakapan, kanji, tata bahasa, atau latihan mendengarkan.

Pada akhirnya, saya merekomendasikan NihonGo sebagai alat fondasi, bukan sebagai kursus lengkap. Fokusnya yang sempit justru membuatnya mudah dipakai dalam workflow belajar yang nyata: mulai dari karakter yang belum dikenal, lanjut ke kuis, perbaiki kesalahan, praktikkan bentuknya, lalu bawa hasilnya ke bacaan sehari-hari. Untuk pemula yang membutuhkan langkah pertama yang jelas, pendekatan itu terasa masuk akal dan tidak membebani.

Kelebihan

  • Memudahkan menghafal Hiragana dan Katakana secara bertahap.
  • Latihan menulis membantu memahami bentuk dan urutan goresan.
  • Cocok untuk pemula yang baru mulai belajar bahasa Jepang.
  • Materi singkat membuat sesi belajar tetap fokus dan ringan.
  • Bisa digunakan untuk mengulang karakter kapan saja.

Kekurangan

  • Pilihan materi mungkin terasa terbatas bagi pengguna tingkat lanjut.
  • Latihan berulang dapat cepat terasa monoton bagi sebagian pengguna.
  • Belum tentu mencakup kosakata atau tata bahasa Jepang secara mendalam.
  • Kemajuan belajar sangat bergantung pada konsistensi latihan.
  • Beberapa fitur mungkin memerlukan koneksi internet atau versi berbayar.

FAQ untuk NihonGo: Hiragana dan Katakana

Apa itu aplikasi NihonGo: Hiragana dan Katakana?

NihonGo: Hiragana dan Katakana adalah aplikasi pembelajaran bahasa Jepang yang berfokus pada dua sistem tulisan dasar, yaitu Hiragana dan Katakana. Aplikasi ini biasanya membantu pengguna mengenali bentuk karakter, mengingat pelafalan, serta berlatih menulis melalui latihan interaktif. Cocok untuk pemula yang belum pernah mempelajari huruf Jepang maupun pengguna yang ingin mengulang materi dasar secara praktis.

Apakah NihonGo cocok untuk pemula yang belum bisa membaca huruf Jepang?

Ya, aplikasi ini dirancang agar mudah digunakan oleh pemula. Materi dapat dipelajari secara bertahap mulai dari karakter dasar, cara membaca, hingga latihan mengenali huruf. Pengguna tidak harus memiliki pengetahuan bahasa Jepang sebelumnya. Namun, hasil belajar akan lebih baik jika latihan dilakukan secara rutin dan pengguna tidak hanya menghafalkan bentuk huruf, tetapi juga memperhatikan pelafalan serta urutan goresannya.

Apa perbedaan Hiragana dan Katakana yang dipelajari di aplikasi ini?

Hiragana dan Katakana sama-sama mewakili bunyi dalam bahasa Jepang, tetapi penggunaannya berbeda. Hiragana umumnya dipakai untuk kata asli Jepang, akhiran tata bahasa, dan partikel, sedangkan Katakana sering digunakan untuk kata serapan asing, nama tertentu, serta penekanan. NihonGo membantu pengguna mempelajari keduanya sehingga tidak hanya mengenali karakter, tetapi juga memahami kapan masing-masing sistem tulisan digunakan.

Apakah aplikasi NihonGo: Hiragana dan Katakana dapat digunakan tanpa koneksi internet?

Ketersediaan fitur offline dapat bergantung pada versi aplikasi dan perangkat yang digunakan. Setelah aplikasi terpasang, sebagian materi dasar atau latihan mungkin dapat diakses tanpa internet, tetapi fitur tertentu seperti pembaruan konten, sinkronisasi kemajuan, iklan, atau layanan tambahan bisa tetap membutuhkan koneksi. Sebaiknya periksa informasi pada halaman unduhan dan uji akses offline setelah instalasi sebelum mengandalkannya saat bepergian.

Apakah NihonGo cukup untuk belajar bahasa Jepang secara lengkap?

NihonGo sangat berguna sebagai langkah awal untuk menguasai Hiragana dan Katakana, tetapi aplikasi ini sebaiknya tidak dianggap sebagai kursus bahasa Jepang lengkap. Pengguna yang ingin berkembang perlu melanjutkan ke Kanji, kosakata, tata bahasa, mendengarkan, berbicara, dan membaca kalimat. Gunakan aplikasi ini secara konsisten sebagai fondasi, lalu kombinasikan dengan buku, materi audio, atau aplikasi pembelajaran lainnya.

NihonGo: Hiragana dan Katakana

NihonGo: Hiragana dan Katakana

Pendidikan

Unduh dariGoogle Play

Situs ini menyediakan informasi independen tentang aplikasi pihak ketiga dan tidak berafiliasi dengan, atau dimiliki, dikembangkan, maupun didistribusikan oleh, pemilik atau pengembang aplikasi apa pun yang ditampilkan di sini. Nama aplikasi, logo, dan merek dagang adalah milik masing-masing pemiliknya. Detail developer disediakan sebagai referensi; silakan hubungi developer secara langsung melalui khvat.pro@gmail.com, kunjungi https://nihongo.khvat.app, atau baca https://nihongo.khvat.app/en/docs/nihon-go-kana/privacy_policy mereka.

Unduhan Lain yang Disukai Banyak Orang

Pilihan dari Kategori yang Sama